arsenal

Gooner-coaster-party !

 

Image

 

Angkat tangan yang tinggi dan nikmati sensasi yang diberikan saat tim berlambang meriam ini sedang menghentakkan dengan beat-beatnya yang membuat jantung berdegup kencang sesuai dengan kadar tempo yang diberikan. Terkadang pelan, terkadang juga cepat. naik ke atas sangat cepat, lalu turun bebas dengan kecepatan tanpa batas!!

Tiada pekan tanpa sensasi yang biasa, semua dihadirkan dengan sensasi yang ajaib dan menagih. Entah itu kebahagiaan, atau kesedihan semua diberikan kepada mereka yang menyukai klub ini.

Di awal musim diberikan sebuah jawaban dari kritikan mengenai tidak pernah membeli pemain bintang dengan harga yang fantastis. Alhasil jemaah pun bersorak-sorai ketika Arsenal membeli pemain sekaliber Oezil dengan harga yang WOW! Tenang, kita memiliki cadangan dana yang banyak!

Jawaban dari pembelian itu membuahkan hasil yang sangat mengembirakan di awal musim hingga pertengahan musim. Seperti oase di tengah padang pasir yang kering, puncak klasmen di tangan hingga awal tahun 2014 dan hadir dengan pesona yang indah untuk menutup musim dengan gelar juara EPL.

Terus di angkat tinggi, lebih tinggi, dan sangat tinggi.

Kita yakin musim ini bakalan juara! Musim ini saatnya buka puasa!

Semuanya bersorak-sorai dengan keberhasilan yang diraih hingga pertengahan musim ini.

Seandainya musim ini dapat berakhir lebih cepat dan tidak sampai bulan Mei. Andaikan waktu dapat berhenti di tengah. Dan, andaikan semua pemain dapat bertahan seperti robot yang tak mengenal kata lelah. Andaikan pemain memiliki semangat ketika berperang. Andaikan pula pelatih memiliki kejelian yang luar biasa saat meramu taktik dalam medang perang.

Andaikan dan andaikan. Andaikan saja, Arsene bisa berpikir lebih muda daripada usianya sekarang, tidak seperti para dosen tua yang kolot dan tidak mau mengalah dengan keadaan jaman yang menuntut perubahan cara mengajar.

Kejeliannya dalam membuat Arsenal tumbuh seperti ini, membuat klub memiliki stadion yang mewah dengan dana yang minim. Bertahan di empat besar dengan pemain yang seadanya, melepas pemain penting setiap musim untuk mempertahankan keadaan keuangannya. Layak mendapatkan apresiasi yang tinggi. Namun, sekarang, klub sebesar Arsenal berpuasa dalam waktu yang lama dan menjadi tim besar yang paling konsisten untuk berpuasa.

Aku tidak mengerti dengan pemilihan pemain yang itu-itu saja dan taktik yang monoton. Bermain indah meski hasil tidak memuaskan. Bermain indah meski dibantai besar. Kompetisi yang ketat dengan skuad yang seadanya dan pemain yang terus-terus bermain di kompetisi yang berbeda, awalnya pemain akan terus bertahan layaknya robot, hingga akhirnya di pertengahan. Pemain juga manusia.

Akhir dari masa kerjanya mulai menghitung bulan dan akan segera cepat berganti menjadi hari. Entah dia akan memperpanjang atau tidak kontrak kerjanya bersama dengan Arsenal. Semuanya berada di tangan dia dan board. Semoga saja ada pembaharuan di tubuh Arsenal.

Tidak. Tidak. Tidak sampai disana, musim panas menjadi sebuah tanda tanya besar selain perpanjangan kontrak sang bos, tetapi hadir pertanyaan tentang Sagna akan kah pergi atau bertahan di sisa kontraknya yang belum mendapatkan kejelasan. Lalu, hadir sang terminator, eh, maksudnya Verminator yang musim ini selalu mendapatkan tempat di bangku cadangan apakah akan cabut atau bertahan.

Semuanya akan bergantung pada hasil yang di dapat di bulan Mei mendatang, apakah Arsenal berada di posisi empat besar atau terlempar dari habitat aslinya. Tenang, ini masih belum membahas mengenai peluang di FA Cup, kita masih bersenang-senang dulu sebelum menangis.

Ah, pertarungan sekarang memang ketat. Karena saking ketatnya, Arsenal sampai tercecer setiap bulannya ke posisi yang sama dengan bulannya. Di bulan Mei yang merupakan bulan kelima, apakah Arsenal berada di posisi kelima? Entahlah.

Semua sangat bahagia ketika melihat tabel klasemen di sampai di bulan Januari, di tabel klasmen itu masih menunjukkan Arsenal di posisi puncak. Seperti sisi koin, ada bahagia dan sedih. Di bulan Januari, satu per satu pemain inti mulai hadir ke meja perawatan dan penampilan di atas lapangan perlahan mulai menanjak ke titik terendah.

Penampilan di liga, sama sekali tidak memuaskan terutama ketika bertandang akan membuat wajah ini tertunduk lesu, sangat lesu. Siapa yang bahagia bila tim kesayangannya dibantai dengan skor yang mencolok? Apa belum cukup dengan rekaman 8-2? Apa yang terjadi, apakah mental pemenang dalam jiwa pemain belum muncul?

Isak tangis kembali bercucuran ketika bertanding dengan Bayern. Arsenal dipaksa harus menyerah mengakui keunggulan tim asal Jerman tersebut. Buyar sudah mimpi untuk melangkah lebih jauh di kompetisi eropa tersebut. Hilang dan kembali bermimpi untuk musim depan dapat meraih tiket ke kompetisi tersebut.

Bila, musim-musim sebelumnya berjuang merebutkan dengan si ayam yang akan selalu berada di bawah bayang-bayang Arsenal dan menghamburkan uang banyak untuk mendapatkan hasil yang biasa saja. Setidaknya, yang membuat bahagia ialah melihat penampilan ayam yang berkomedi lebih lucu ketimbang yang diberikan Arsenal. Setidaknya, mereka adalah hiburan ketika Arsenal sedang jelek dan payah. Dan, tenang! Pesta agama akan segera kita laksanakan, tidak perlu menunggu hingga akhir musim untuk merayakannya.

Sekarang, kita bertempur dengan Everton. Tim yang sudah saya prediksikan bakalan mengusik zona empat besar dari awal musim. Memang ternyata tim ini sangat menganggu, bahkan menganggu Arsenal untuk berjuang di zona empat besar. Dengan pelatih baru, klub ini menghasilkan sebuah hasil yang memuaskan, sedangkan pelatih yang lama ketika berganti baju masih perlu berjuang untuk masuk ke lima besar.

Arsenal adalah Arsenal. Membuat jantung berdebar.

Biarkan kami dapat menikmati kebahagiaan yang jarang kami rasakan. Mulai dari posisi puncak yang dapat kami rasakan lama, namun akhirnya harus kami relakan untuk tidak merengkuhnya hingga akhir. Posisi yang dulu kami rebutkan ialah puncak, sekarang kami merebutkan posisi empat. Sangat menyedihkan dan ironis.

Sedikit saja kebahagiaan membuat kami senang. Rasanya bahagia dan sedih itu sama-sama sederhana.

Melaju ke final merupakan impian siapa pun. Terutama saat melihat klubnya mengangkat piala tinggi-tinggi. Siapapun akan bahagia melihatnya. Menitikkan air mata merupakan hal yang paling memungkinkan.

Image

Terakhir meraih piala di ajang ini tepat sembilan tahun yang lalu. Setelah itu semuanya berakhir dengan kegagalan. Terakhir kali masuk ke final itu sangat menyedihkan, sangat ingin saya lupakan dari ingatan saya saat itu. sebuah kejadian yang membuat kepala Engkos harus dikeplak oleh pemain lawan, dan kejadian bodoh Engkos yang membuat Arsenal gagal meraih piala.

Kejadian di final yang masih terekam lainnya. Saat berada di final UCL melawan Barcelona. Lehman berhasil menjaga keperawanan gawangnya hingga final dan di final pun ia tidak kejebolan, karena ia mendapatkan kartu merah. Hasilnya sepuluh orang melawan sebelas. Arsenal dapat meraih keunggulan terlebih dahulu berkat Sol, tetapi semua kebahagiaan itu berakhir sudah. Hancur lebur menghadirkan kepala yang kembali tertunduk dengan air mata yang membasahi wajah.

Menjadi tim pertama asal London yang berhasil masuk ke final UCL dan sayangnya bukan tim pertama asal London yang mengangkat piala UCL. Hati hancur melihatnya. Arsenal kalah melawan Barcelona. Iya kalah.

Sekarang saatnya juara? Semoga. Bukan hanya mengangkat tinggi harapan yang mulai membuncah tinggi, namun dengan sekejap akan dilemparkan ke dasar yang paling dalam. Semoga saja meraih keberhasilan kali ini, membuka keran gelar untuk tiap musimnya, membuka mental pemenang dalam semangat pemain yang siap berlaga. Dan, semoga saja pemain bukan hanya siap mentalnya, tetapi siap dengan fisiknya.

Beban mereka memang berat, target mereka sekarang ialah mempertahankan posisi empat besar dan meraih piala FA sebagai hidangan dalam menu buka puasa nantinya. Dapatkah mereka meraihnya?

Kita yang mendoakannya, berharap mereka dapat menghadirkan setiap mimpi dan harapan ini.

Mereka berjuang dalam peperangan ini dan kita menikmati pesta yang mereka hadirkan dalam aksi perang mereka di lapangan. Dentuman beat yang dihadirkan di lantai dansa mulai digantikan dengan teriakan semangat yang membakar semangat dan jiwa untuk terus bertempur.

Sekarang saatnya juara. Sebelum menjadi juara, nikmatilah setiap sajian yang dihadirkan setiap pertandingan. Biarlah jantung semakin sehat ketika naik dan turun dengan cepat.

Ini lah Goonercoaster!!! Mari berpesta dan hentakkan lantai dansa ini dengan goyangan yang menawan dan memikat hati!

 

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s