arsenal

Mind The Gap!

Entahlah kenapa gue memilih untuk menuliskan artikel ini, tapi karena tanpa alasan itulah membuat saya menulis artikel ini.

Tiga klub asal London sedang berada di papan atas EPL, semua klub itu sedang mengejar satu dengan yang lain, mungkin ketiga klub ini untuk di sisa musim ini bukan menjadi kandidat tandingan untuk kedua klub asal Manchester. Dua dari London Utara dan satu dari London Barat.

Persepakbolaan di Inggris sudah berubah. Ditandai dengan kedatangan sang bos asal Russia, yaitu Roman Abramovich. Suatu klub tanpa sejarah berubah menjadi klub yang menakutkan dan besar, dengan kekuatan uangnya pemain bintang, jangankan pemain yang didatangkan, pelatih besar pun selalu silih berganti menangani klub ini. uang telah mengubah klub ini. dan mereka berhasil membuat sejarah musim lalu dengan menjadi juara UCL pertama asal London! Namun, gelimang trophy yang berhasil di daratkan setiap pelatih tidak menjamin untuk bertahan lama. Mungkin yang paling lama melatih Chelsea di masa Roman itu Mourinho. Tidak ada pemain dan pelatih yang lebih besar daripada pemilik. Itu adalah kata-kata yang tepat untuk mengambarkan apa yang terjadi di klub ini.

Penampilan memburuk akan membuahkan pemecatan, memberikan sebuah piala terhadap klub pun tidak mendapatkan jaminan untuk melatih secara lama. Chelsea, sebuah klub asal London Barat yang mempunyai bangku terpanas di EPL, tapi bangku pelatih disana tidaklah sepanas di Palermo. Maurizio Zamparini merupakan pemilik Palermo yang terkenal dengan tukang putus kontrak pelatih, bahkan dia tidak segan-segan untuk kembali memanggil pelatih yang pernah ia pecat lalu dia pecat kembali. Mungkin, dia adalah role-model yang diikuti oleh Roman.

Sang juara bertahan UCL. Harus merelakan beberapa piala lenyap di depan mata dengan mudah, bahkan harus kembali bersaing di kompetisi eropa kelas dua, LMJ alias Liga Malam Jumat. Tertunduk lesu dengan kekalahan yang cukup mencolok dengan Atletico Madrid. Apakah mereka mempunyai sejarah yang patut dibanggakan?

Lalu berlanjut ke salah satu klub asal London Utara, yaitu errr… sebut saja mereka Spurs. Terakhir kali mereka juara itu pas jaman masih Black and White. Klub ini merupakan rival tradisional dari Arsenal, banyak alasan yang menjadi pertarungan antar klub ini begitu panas. Pada awalnya Spurs sangat ketakutan dengan kepindahan Arsenal ke London Utara, di tambah dengan jarak antar stadion mereka berdekatan. Klub yang dulu mempunyai sejarah besar ini, kini berusaha mengais kembali serpihan sejarah itu. Lalu, ketakutan mereka ternyata menjadi nyata, karena Arsenal menjadi klub yang lebih besar daripada mereka. Dua kali hampir berhasil finish di atas Arsenal di beberapa tahun belakangan ini, namun harus tersalip di akhir-akhir dengan cara menyakitkan.

Berlanjut ke klub berlambang meriam di dadanya, ARSENAL! Klub yang mempunyai sejarah begitu menawan, namun belakangan menjadi miskin prestasi dengan puasa selama 7 Tahun. Pembangunan stadion baru yang besar dan mewah ternyata memberikan efek besar bagi kelangsungan klub, dimana utang terjadi dan harus berhemat untuk mendapatkan keuntungan agar dapat melunasi utang tersebut. Kalau ada yang bilang klub ini tidak konsisten itu dapat dipastikan salah, mengapa? Karena klub ini konsisten untuk menjual pemain bintang, membeli pemain muda dan memolesnya menjadi bintang, puasa gelar selama 7 Tahun, mencatatkan keuntungan setiap tahunnya, finish di empat besar, dan mempertahankan pelatih.

Sepakbola itu memang sudah tidak seperti yang dulu lagi, namun satu hal yang masih tetap yaitu Arsenal selalu berada di atas Chelsea dan Spurs. Tidak peduli dengan raihan trophy UCL yang mereka miliki, apakah mereka memiliki piala emas yang Arsenal miliki? Apakah mereka pernah mencatatkan tak pernah kalah selama satu musim? Apakah mereka mempunyai supporter yang begitu loyal dan militan seperti Arsenal?

Perubahan yang terjadi karena Roman, membuat otak dari Arsene berkata, “akan saya buktikan bahwa kami dapat juara dengan para pemain muda, bukan dengan kekuatan uang.” Di awal-awal ide gila itu mendapatkan apresiasi, namun tahun berganti tahun, mimpi dan harapan yang di otak Arsene selalu menghasilkan hal yang sama kekeringan trophy. Sekarang yang terjadi, banyak yang muak dan tidak tahan dengan ide tersebut hingga meminta untuk Arsene mundur dari jabatannya. Seingat saya, tahun lalu bahkan saat Arsenal sedang tour ke sebuah negara di Asia, sempat ada yang membentangkan “Arsenal, please spend your fucking money! We dont need your child!”

Saat merayakan St. Totteringham’s Day tahun lalu adalah perayaan pertama saya saat benar-benar mendukung Arsenal, di tahun itu sangat spesial terasa. Sempat tertinggal jauh oleh Spurs di papan klasmen, sampai akhirnya finish berada di atas Spurs dengan meninggalkan Spurs satu point di belakang Arsenal.

“And we said,
Tottenham, Mind the Gap,
Tottenham, Tottenham mind the gap,
Tottenham mind the gap,
Tottenham Tottenham mind the gap…”

Image

Perayaan itu di sambut dengan sukacita oleh gooners di seluruh dunia, meski tidak mendapatkan gelar apa-apa namun menyelesaikan satu musim di atas Spurs merupakan suatu hal yang begitu istimewa terasa. Dan mungkin yang akan selalu diingat adalah, Arsenal mencetak sebuah rekor yang berharga dengan menjadi klub yang berhasil menjuarai liga di kandang rival, bukan cuma di shit hart lane yang menjadi kandang dari Spurs, tapi berhasil juara di Old Trafford dan juga Anfield. Yes, we make it!

Hey Chelsea!! You never have a history like a Arsenal. Hey Chelsea! And you Spurs! You’ll never beat Arsenal. Apakah saya arogan dan tidak sadar diri dengan kondisi yang sedang terjadi? Jawabannya dengan mudah akan saya jawab, tidak! Memang dalam musim ini Arsenal bertekuk lutut saat berjumpa dengan Chelsea di atas lapangan dan mereka memiliki pemain bintang, tapi tunggu dulu… mungkin Arsenal saat ini sedang mundur untuk maju jauh melangkah ke depan. Spurs? Oh bitch please, saya selalu tersenyum ketika melihat daya juang anak-anak Arsenal saat bertanding melawan sang ayam ini. musim lalu, pada awalnya kejebolan dua gol terlebih dahulu lalu akhirnya menang 5-2, dan musim ini kembali terjadi di pertemuan pertama kembali tertinggal dan akhir pertandingan hasil pertandingan sama persis.

Oh Arsenal… kalau kata Cherrybelle itu ISTIMEWA!! Kalau kata project pop, kamu sangat berarti istimewa di hati selamanya rasa ini. kalau kata noah, KALIAN LUAR BIASA, lalu banyak orang yang terlalu mencintai kalian yang akan selalu mendoakan Arsenal untuk kembali meraih trophy secepatnya..

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s